Halaman

Sabtu, 13 Desember 2014

Mengapa masih di asrama

Tidak terasa sudah lebih dari empat tahun aku tinggal di asrama. Tidak mudah bagiku untuk bertahan selama itu di asrama. Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun jutaan cacian, hinaan dan makian yang dialamatkan padaku tak ubahnya menjadi ..... iki opo to janeeee????
Ya sudah langsung saja pada intinya, beberapa hal tentang tinggal di asrama (ku) antara lain:
  •  Banyak teman
Pasti hal ini sudah banyak yang tahu. Dengan banyak teman kita bisa maen bareng, ngegame bareng, stalking bareng, bolos bareng (harusnya belajar bareng dan melakukan kegiatan bermanfaat lainya)

Ngerampok makanan anak yang habis pulang kampug

Setelah studi banding dari SMA Suzuran

 
hari minggu makan di sekitar danau, siapa tau ada cewek cakepnya

Setelah main bola di lapangan paving


Karena yang tinggal tidak hanya dari dalam negeri, tidak jarang kita punya teman dari luar negeri juga
gimana, sudah mirip belum? kadang temen-temenku gak pernah percaya kalau aku ini mirip bule. sekarang percaya kan?

  • Dekat dengan kampus 
Tidak perlu susah-susah kalau mau ke kampus, tinggal jalan beberapa langkah saja sudah sampai. Jika yang lain harus berangkat sebelum matahari terbit supaya bisa datang ke kampus tepat waktu, anak asrama bisa berangkat 1 menit sebelum jam kuliah dimulai.

Itu kampusnya, tinggal loncat aja

  • Ada kantin 
Kalau lagi tidak ingin masak dan males jauh-jauh cari makan, tinggal turun dan beli di kantin. Kadang ke kantin hanya ingin lihat anak cakep dari fakultas sebelah yang makan di sana haha

pada sembunyi soalnya tahu kalau difoto
  • Kebersihan terjaga
Bukan karena anak asrama rajin-rajin, tetapi karena memang ada cleaning servicenya

buat suting filem the raid

  • Pelatihan softskill
Acara ini dilaksanakan beberapa kali dalam satu tahun. Pemateri yang didatangkan juga bukan orang sembarangan. Tapi masih banyak yang sembunyi-sembunyi menghindari kegiatan ini. Kalau aku sih kadang-kadang juga begitu hehe


  • Ada jam malam
Kalau di sini pintu gerbangnya ditutup pukul 10 malam. Jadi kalau kelihatanya pulangku terlalu malam, mau tidak mau nyari tempat pengungsian sementara, biasanya di kos teman. Sebenarnya walaupun gerbangnya sudah ditutup, kita masih bisa masuk asalkan dengan alasan yang jelas. Jadi harus pintar-pintar nyari alasan.

gerbang dan pos penjaga

  • Sekamar lebih dari satu orang
Setiap asrama tentunya punya ketentuan yang berdeda. Kalau di asramaku sekamar minimal berdua dan maksimal berempat. Sekamarku ada empat orang. Berbagi kamar dengan banyak itu ada manfaatnya salah satunya belajar menghargai hak-hak oranglain. Tapi lain ceritanya kalau yang sekamar dengan kita seperti ini
Mending tidur diluar kalau gitu.




Sebenarnya masih banyak lagi hal -hal mengenai asrama. Kita sambung lain kali yaaa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar